Aplikasi Qlue Rentan Kebocoran Informasi

Senin, 09 Oktober 2017 | 15:37
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto: istimewa

INDOPOS.CO.ID  - Keberadaan aplikasi Qlue masih menuai pertanyaan di kalangan masyarakat. Padahal aplikasi tersebut bertujuan untuk menghimpun segala perkembangan informasi di tengah masyarakat. Sehingga dapat menjadi bahan rujukan oleh Pemprov DKI dalam menjalankan dan mengevaluasi program kegiatan. Menurut sumber yang tak mau disebutkan namanya, aplikasi tersebut dibangun dengan menggunakan dana CSR.

Namun, sumber itu menyatakan bahwa pengelolaannya hingga kini masih dipegang pihak swasta. Semestinya, pengelolaan secara utuh diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kominfomas. 

Menanggapi hal itu, Eks Relawanan Borobudur untuk Anies-Sandi, Syafti Hidayat menegaskan, sesegera mungkin aplikasi itu dikuasai seutuhnya oleh Pemprov DKI. "Jika dibiarkan terus dikelola oleh swasta bisa terjadi kebocoran informasi. Ini harus segera jadi perhatian Dinas Kominfomas DKI," ujar dia, Senin (9/10) di Jakarta.

Menurut pria yang menjadi pendiri Barisan Rakyat Jokowi Presiden (Bara JP) itu, bukan tidak mungkin terbuka peluang pemanfaatan informasi oleh pihak di luar Pemprov DKI Jakarta. "Bila aplikasi Qlue belum dipegang pemprov seutuhnya, saya kawatir dimanfaatkan pihak tertentu untuk kepentingan pribadi dan kelompok," tegas Syafti.

Lebih dikawatirkan lagi, sambung pria yang akrab disapa Ucok itu, terdapat informasi rahasia Pemprov DKI yang ada di dalam Qlue mengalami kebocoran. "Memang transparansi itu sangat dibutuhkan, tapi kalau rahasi negara atau daerah diketahui pihak asing, kan repot juga jadinya," pungkas dia. (rul) 

Editor : Darul Fatah
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%