Berpartisipasi di Bekraf Habibie 2017

Ini Dia, Sejumlah Inovasi High-Tech Binus

Selasa, 29 Agustus 2017 | 18:50
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : image

INDOPOS.CO.ID - Binus University berkesempatan untuk memamerkan sejumlah penemuan berkonsep high-tech dalam Bekraf Habibie 2017 lalu. Sebuah festival teknologi dan inovasi yang diketuai oleh presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie.

Pada kesempatan tersebut, Binus menampilkan beberapa karya inovasi berteknologi yang membanggakan hasil buatan mahasiswa Binus University dan Binus ASO School of Engineering (BASE). Diantaranya, Rapiro, Switch It On, drone, Object Following Robot, dan Kursi Roda Sinyal Otak. 

”Rapiro merupakan salah satu bentuk teknologi robotik. Berupa robot cerdas responsif yang mampu menjawab soal-soal matematika anak SD,” jelas Lydia Natalia yang menemukan Rapiro bersama dengan rekannya Pribadi Ridwan.

Mereka yang merupakan mahasiswa-i Binus University jurusan Teknik Informatika itu berhasil membuat robot yang dapat merespon instruksi pengunjung untuk menunjuk barang-barang yang ada di hadapannya. Rapiro merupakan hasil riset selama 5 bulan dan masih diupayakan untuk terus berinovasi dalam merespon instruksi dari suara manusia.  

”Selain itu, Binus juga menampilan permainan computer dalam format puzzle. Pemain menekan beberapa bohlam lampu yang memiliki kombinasi warna yang berbeda yang bertujuan untuk mengolah otak, bernama Switch It On,” jelas salah satu penemu Gorby Abimanyu, yang didampingi kedua rekan lainnya Aya Delwan dan Mariam.  

Selain games, salah satu karya mahasiswa School of Computer Science Binus University adalah drone yang berfungsi mengendalikan kamera di atas udara. Robot drone tersebut diikutsertakan juga dalam Drone Racing yang diselenggarakan oleh Indonesia Drone Racing Federation (IDRF) pada tanggal 7-13 Agustus lalu.       

Ada pula karya dalam bentuk sebuah robot yang diberi nama Object Following Robot karya mahasiswa BASE. Robot ini mampu membawa beban berat dan bisa mengikuti gerak manusia melalui berbagai macam sensor seperti ultrasonic, inframerah, dan kamera.

Ide pembuatan robot ini muncul dari kebutuhan tenaga kerja yang lebih untuk membawa benda berat yang harus dipindahkan cukup jauh seperti di pabrik. Salah satu yang menjadi kebanggaan BINUS adalah Kursi Roda Sinyal Otak, hasil riset mahasiswa jurusan Teknik Informatika Binus University Jennifer Santoso dan Ivan Halim Parmonangan.

Mereka mengembangkan teknologi kursi roda yang digerakkan dengan sinyal otak dan telah banyak diliput oleh media. Dengan berpartisipasinya Binus dalam acara Bekraf Habibie Festival 2017 itu, masyarakat diharapkan bisa semakin mengenal kampus tersebut sebagai institusi pendidikan yang selalu memberikan dukungan yang positif terhadap prestasi mahasiswanya dalam bidang teknologi. (asf)

 

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%