Kiat Aman Gunakan Internet dari Para Penjahat Siber

Minggu, 06 Agustus 2017 | 19:14
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ilustrasi (Dok.Jawa Pos)

INDOPOS.CO.ID - Maraknya kejahatan siber mengharuskan pengguna internet harus lebih hati-hati. Kaspersky Lab meluncurkan kampanye bagi kawasan Asia Pasifik sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk mendidik masyarakat serta menyebarkan kesadaran akan keamanan dalam menggunakan internet.

Kampanye yang bertajuk Goondus Awards ini mengajak masyarakat berbagi pengalaman mengenai kesalahan dan kecurangan yang mereka alami ketika menggunakan internet. Kecurangan itu bisa saja menyebabkan rusaknya reputasi atau kerugian finansial maupun properti bagi individu.

Situs Goondus Awards tidak akan memuat nama pengguna yang berbagi pengalaman tidak menyenangkan tersebut. Situs itu lebih menyoroti insiden yang mereka alami ketika melakukan praktik internet yang tidak benar sehingga menyebabkan beberapa bentuk kerugian bagi mereka.

"Kami ingin berbagi dengan masyarakat tentang cara berperilaku yang aman ketika menggunakan internet serta menunjukkan contoh nyata dari perilaku pengguna yang salah sehingga berakibat pada beberapa bentuk kehilangan atau kerusakan," kata General Manager, Kaspersky Lab South East Asia, Sylvia Ng dalam keterangan tertulis, Minggu (6/8).

Sylvia menuturkan beberapa cerita yang memiliki dampak dan kerusakan nyata bahkan parah. "Karena cerita yang ditampilkan dalam situs ini sama sekali anonim, maka kami mendorong masyarakat agar mengarahkan kampanye ini sehingga pesan dapat tersampaikan yaitu hanya dengan berperilaku yang aman dan bertanggung jawab maka internet akan menjadi lebih aman bagi pengguna," ungkapnya.

Goondus Awards menampilkan beragam cerita mulai dari kejadian lucu hingga tindakan yang tidak cerdas dan insiden menyedihkan yang melibatkan kerugian finansial atau reputasi.

Dengan semakin mudahnya akses ke internet, tanpa disadari pengguna mengembangkan rasa puas diri atau bahkan bentuk kenaifan ringan dalam kehidupan digital mereka sehari-hari. Akibatnya mereka berpotensi menjadi korban kejahatan dunia maya.

Pengguna harus terus waspada, mempraktikkan dan terus melakukan prilaku aman ketika menggunakan internet guna melindungi diri mereka sendiri.

Salah satu contoh klasik dari sebuah cerita yang mungkin terjadi pada siapa pun seperti yang baru-baru ini terjadi yaitu pesan berantai yang menyebut operator seluler tertentu sedang membagikan gratis kuota data internet yang menyebar di aplikasi WhatsApp. Aksi kejahatan seperti ini biasanya berusaha membuat korban mengklik link palsu untuk mendapatkan informasi pribadi pengguna, atau berpura-pura menjadi kenalan korban untuk mendapatkan uang.

"Fakta bahwa pencurian identitas bisa terjadi kepada pengguna dan mengakibatkan kerugian finansial sangat mengganggu dan hal yang membuat trauma bagi individu seperti dalam contoh ini," katanya.(ika/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%