GrabHeli Mengudara di Langit Jakarta

"Kami sangat bersemangat memperkenalkan solusi terbaru kami di luar layanan transporasi darat"

Senin, 12 Juni 2017 | 10:56
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ridzki Kramadibrata, Country Manager Grab Indonesia dan Mediko Azwar, Marketing Director Grab Indonesia

INDOPOS.CO.ID - Penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi, Grab membuat terobosan moda transportasi udara berupa helikopter untuk para konsumen. Perusahaan memberikan nama GrabeHeli.

Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menjelaskan, layanan transportasi udara dengan aplikasi ini bisa terjangkau. Menurut Ridzki, GrabHeli bisa menjadi salah satu alternatif solusi untuk menembus kemacetan di Jakarta.

"Kami sangat bersemangat memperkenalkan solusi terbaru kami di luar layanan transporasi darat. Ini bisa mengatasi permasalahan lokal untuk target pelanggan khusus di masa mendatang,” kata Ridzki dari siaran pers Grab Indonesia.

Layanan GrabHeli  sebagai perayaan ulang tahun ke -5  perusahaan transportasi berbasis aplikasi ini. Melalui GrabHeli ini, Grab ingin mengucapkan terima kasih atas loyalitas pelanggan dengan memberikan kesempatan eksklusif dengan transportasi udara super cepat, mengudara di langit Jakarta

Namun, GrabHeli belum dapat direalisasikan secara komersil. Grab Indonesia mengaku, perusahaan kini terus mengkaji penerapan bisnis transportasi udara ini. Mereka akan menghitung biaya investasi, rute perjalanan, tarif, juga teknis dan mekanisme pemesanan.

Meski belum secara resmi meluncur dan bisa dinikmati semua konsumen, GrabHeli telah mengudara dengan mengantar penumpang pilihan Grab. Mulai  5 Juni 2017, Grab telah mengirimkan notifikasi in-app bagi pengguna terpilih dengan jumlah perjalanan paling banyak dalam setahun.

Terdapat  30 pengguna terpilih  berhak menerima perjalanan eksklusif bersama GrabHeli. Selama tanggal 10-11 Juni 2017, akan ada 8 jadwal  tersedia setiap hari mulai pukul 14.15 hingga 17.45, untuk maksimal empat penumpang dalam setiap jadwal. 

Setiap perjalanan akan dipatok waktu 15 menit, dan para pengguna terpilih wajib memberikan konfirmasi jadwal selambat-lambatnya tiga hari sebelum tanggal keberangkatan.

Editor : Redjo Prahananda
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%