Kerja Sama Peremajaan Truk Pelabuhan

Gandeng HMSI dengan Organda DKI Jakarta

Rabu, 08 Maret 2017 | 13:18
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
TEKEN: Ketua Umum Organda Adrianto Djokosoetono dan Presiden Direktur HMSI Hiroo Kayanoki melakukan penandatanganan kerjasama peremajaan truk pelabuhan.

INDOPOS.CO.ID - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) melakukan kerja sama dengan Angkutan Khusus Pelabuhan (Angsuspel) Organda DKI. Kerjasama ini untuk melakukan peremajaan truk angkutan pelabuhan guna mendukung program pemerintah dalam mengefisiensikan biaya logistik.

Acara penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua Umum Organda Adrianto Djokosoetono dan Presiden Direktur HMSI Hiroo Kayanoki serta disaksikan Ketua Angkutan Khusus Pelabuhan (Ansuspel) Organda DKI Jakarta Hally Hanafiah dan Direktur Penjualan & Promosi HMSI Santiko Wardoyo.

Peremajaan armada ini pada tahap awal akan dilaksanakan sebanyak 85 unit truk angkutan pelabuhan yang dimiliki oleh PT Iron Bird sebanyak 55 unit dan 30 unit milik PT Samudera Indonesia, dimana kedepannya diharapkan dapat terus bertambah dan meluas hingga keluar Jakarta, sehingga armada truk di pelabuhan dapat memberikan layanan prima bagi kegiatan bisnis disana dan membantu meningkatkan perekonomian Indonesia. ''Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Angsuspel Organda DKI dalam upaya mendukung program pemerintah guna menurunkan biaya logistik yang masih tinggi,'' ujar Kanayoki.

Saat ini jumlah armada truk yang melayani angkutan barang maupun peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok lebih dari 16 ribu unit dimana terdapat 43 persen usia kendaraan trailer diatas 15 tahun, 16 persen untuk di atas 10 tahun, dan 41 persen usia kendaraan antara 1-10 tahun. Sementara itu biaya logistik nasional yang masih tinggi yaitu 24 persen dari gross domestic product (GDP) dan kontribusi terbesar berasal dari transportasi darat dengan truk mencapai 48 persen. sehingga membuat moda transportasi ini menjadi target utama pemerintah dalam mengatasi penurunan biaya logistik.

Hino sendiri memiliki beragam pilihan truk untuk digunakan dalam angkutan pelabuhan, Hino New Generation Ranger Tractor Head memiliki konfigurasi mulai dari 4x2 dengan tipe Hino New Generation Ranger FG dan SG series serta 6x2 dengan tipe Hino New Generation Ranger FM series dimana pilihan tenaga pun beragam mulai dari 235 PS hingga 350 PS dan daya tarik beban 31 Ton sampai 46 Ton. Tentunya dengan banyaknya pilihan ini membuat pengusaha pelabuhan dapat menyesuaikan dengan bisnis yang mereka geluti. Selain produk yang berkualitas Hino juga mendukung produk ini dengan layanan purna jual yang prima seperti Free Service Program (FSP), dimana konsumen dapat menikmati layanan servis berkala gratis hingga 2 tahun atau 60 ribu KM. selain itu HMSI sebagai main dealer Hino di Indonesia turut memberikan garansi selama 1 tahun untuk produk tersebut.

Hino Indonesia memasang target penjualan untuk tahun 2017 mencapai 28 ribu unit yang terdiri dari 14 ribu untuk medium truck dan 14 ribu untuk light duty truck. Direktur Penjualan dan Promosi HMSI Santiko Wardoyo mengatakan, pasar otomotif untuk kendaraan komersial mengalami pasang surut beberapa tahun ini, termasuk tahun 2016 yang lalu.

Tahun 2016, penjualan kendaraan komersial mencapai 72.264 unit, jumlah ini turun dibandingkan tahun 2015 yang mencapai 82.287 unit. Penurunan ini terjadi karena kondisi ekonomi yang belum stabil baik di Indonesia maupun global.

Di tengah kondisi pasar yang tertekan sepanjang tahun 2016, PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) justru meraih hasil yang berbeda, di mana HMSI membukukan hasil yang positif dengan meraih penjualan 22.306 unit kendaraan. Hasil ini lebih baik dan meningkat 1.2 persen dibanding tahun lalu yang hanya mencapai 22.014 unit. ''Ini menjadi bukti kekuatan dan ketangguhan Hino yang yang sudah hadir selama 35 tahun di Indonesia. Memasuki ke 35 tahun, Hino berkomitmen untuk terus membantu masyarakat Indonesia untuk tumbuh dan maju bersama dengan memberikan produk – produk yang terbaik dan juga layanan total support untuk memberikan solusi transportasi yang maksimum dengan minimum biaya operasional,'' tukasnya. (dew)

 

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%