Konsumsi Kelas Menengah Terus Naik

Taiwan Berminat Investasi Teknologi

Selasa, 07 Maret 2017 | 14:36
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
GELAR PAMERAN: Pemerintah Taiwan, melalui Taiwan External Trade Development Council (Taitra) menganggap Indonesia merupakan mitra bisnis yang paling penting bagi Taiwan di Asia Tenggara. Untuk itu mereka akan menggelar Taiwan Expo di JCC, Mei mendatang.

INDOPOS.CO.ID - Selain Jepang dan Korea Selatan, Taiwan merupakan salah satu negara di Asia yang juga dikenal dengan perkembangan industri teknologi yang maju. Maka tak heran, Begeri Formosa tersebut semakin gencar meningkatkan pengaruh perekonomiannya ke negara-negara di Selatan termasuk Indonesia dengan menggelar proyek peningkatan citra produk yang diimplementasikan Bureau of Foreign Trade dan dilaksanakan oleh divisi Taiwan External Trade Development Council (Taitra)

Chairman Taitra James CF Huang mengatakan Indonesia merupakan mitra bisnis yang paling penting bagi Taiwan di Asia Tenggara, karena memiliki basis sumber daya alam yang sangat besar dan beragam dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat. ''Indonesia merupakan pasar yang potensial karena konsumsi kelas menengah yang terus naik dan kepemilikan pasar domestik yang besar. Taiwan sangat terkenal dengan produk-produk teknologi informasi, dan teknologi pertanian serta kelautan. Kami datang ke sini untuk mengembangkan kemitraan,'' ujar Huang di Jakarta.

Huang mengungkapkan, sepanjang tahun 2016, nilai investasi perusahaan Taiwan di Indonesia sudah mencapai USD 20 Juta. ''Keunggulan Indonesia adalah perekonomiannya tumbuh stabil, ditambah jumlah kelas menengahnya terus meningkat,   imbuhnya.

Diperkirakan pada tahun 2020, jumlah kelas menengah di Indonesia mencapai 30 juta. Ia mengatakan banyak perusahaan Taiwan yang memilih Indonesia sebagai pasar utama dan ingin menjual dan mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Huang menuturkan Taiwan sangat unggul di sektor informasi teknologi (IT), peralatan mesin manufaktur dan elektronik. Keunggulan produk Taiwan adalah harganya lebih murah dan tentunya tahan lama. Ia mengatakan untuk memperkuat bisnisnya di Indonesia, Pemerintah Taiwan menerapkan kebijakan New Southbound Policy. Melalui kebijakan ini, Pemerintah Taiwan mendorong perusahaan Taiwan agar menanamkan modalnya di Indonesia. Taiwan memiliki kekuatan inovasi serta industri yang kuat dimana inovasi tersebut bisa dikembangkan di Indonesia.

Ketua Biro Perdagangan Luar Negeri Taiwan Jen Ni Yang mengungkapkan Taiwan memiliki kekuatan inovasi serta industri teknologi yang kuat. Hal itu bisa dilihat dari segi perkembangan industri, keberagaman sumber alam, pola hubungan ekonomi dan perdagangan yang komplemen, serta ruang linkup industri lainnya. ''Taiwan dan negara Asean sebenarnya memiliki peluang kerja sama yang lebih besar. Kesuksesan ini tidak ditentukan dari berapa banyak nilai transaksi,'' tandasnya.

Untuk memperkenalkan teknologi Taiwan, mereka akan menggelar Taiwan Expo 2017 di Jakarta Convention Center pada 12-14 Mei 2017. Pameran yang pertama kali digelar di Indonesia ini mengusung tema "Ketika teknologi bertemu dengan gaya hidup modern". Tujuan diadakannya pameran ini adalah agar masyarakat dan produsen mengenal lebih jauh mengenai teknologi canggih dan terbaru dari Taiwan.

Taitra berharap, kesempatan ini dapat semakin mempererat jalinan kerja sama antara Indonesia maupun Taiwan dalam bidang ekonomi dan perdagangan, pertukaran SDM , berbagi sumber daya, serta ikatan rantai daerah. ''Empat hal tersebut dapat mempererat hubungan jangka panjang yang berkesinambungan serta saling menguntungkan antara kedua negara,'' kata Tony L. K. Lin, Deputy Executive Director Strategic Marketing Department.

Di sejumlah area paviliun, pengunjung dapat melihat kombinasi teknologi Taiwan dalam pengalaman kehidupan sehari-hari dan industri. Salah satunya adalah Taiwan Excellence Paviliun yang menampilkan teknologi masa depan dan tren gaya hidup intelektual digital, serta menyajikan serangkaian produk yang bisa dicoba secara langsung.

Misalnya, peluncuran laptop gaming teranyar milik Acer yang merupakan laptop pertama di dunia dengan layar lengkung. Dilengkapi sport photography dengan kualitas HD yang sanggup bertahan di kedalaman air bertekanan tinggi dan memiliki pengoperasian sensitif, sehingga pengguna bisa merekam dunia misterius di bawah laut.

Pengembangan ramah lingkungan yang berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan ekonomi dunia juga menjadi agenda dalam pameran ini. Paviliun ramah lingkungan Taiwan akan secara khusus memamerkan cara mendaur ulang plastik dan daur ulang ampas kopi, daur ulang limbah botol, daur ulang limbah kaca. Tiga tema ini akan menunjukkan teknologi regenerasi sumber daya Taiwan yang matang.

Standar kesehatan Taiwan menempati peringkat terdepan di dunia, yang mana precision medicine akan menjadi tren masa depan dunia kedokteran. Paviliun kesehatan Taiwan ingin menunjukkan keandalannya dalam pengobatan kanker, berbagi dengan unit-medis terkait di Indonesia dan menunjukkan teknologi serta layanan kesehatan Taiwan kepada dunia internasional. (dew)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%